Langsung ke konten utama

Hadits Tentang Silaturrahmi

Bismillah.

Anak-anak. Hari ini kita akan belajar hadits tentang silaturrahmi. Apa saja yang perlu kita dapatkan setelah belajar materi ini?
  1. Mengartikan hadis tentang silaturrahim riwayat Bukhari Muslim dari Anas
  2. Menjelaskan isi kandungan hadis tentang silaturrahim riwayat Bukhari Muslim dari Anas
  3. Menghafalkan hadis tentang silaturrahim riwayat Bukhari Muslim dari Anas

Lafazh Hadits

عَنْ اَنَسِِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اَحَبَّ اَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِيْ رِزْقِهِ وَاَنْ يُنْسَأَ  لَهُ فِيْ اَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ - مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ 

"Dari Anas (semoga Allah meridhainya), sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Barangsiapa yang suka dilapangkan rizqinya dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali silaturrahmi." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Isi Kandungan Hadits

Hadits tersebut berasal dari sahabat Anas bin Malik, yaitu salah seorang maula Rasulullah sehingga setiap hari bisa mendampinginya.

Sahabat Anas bin Malik menyampaikan hadits Rasulullah bahwa orang yang ingin Allah lapangkan rizqinya dan Allah panjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahmi. Silaturrahmi adalah menyambung tali persaudaraan. Bisa dengan berkunjung atau sekedar lewat ponsel, e-mail ataupun teknologi yang lain yang bisa menghubungkan komunikasi orang-orang di sekitar kita.

Dilapangkan rizqi itu maksudnya adalah dimudahkan dalam mencari rizqi. Sedangkan dipanjangkan umur adalah Allah membuat umur menjadi berkah, dimudahkan dalam beramal baik.

Qadarullah (atas ketetapan dari Allah) kita semua diuji dengan pandemi Covid-19 yang melanda juga di seluruh dunia. Yang salah satu bentuk penyebarannya adalah dengan kontak badan sehingga diharuskan untuk menjaga jarak kurang lebih satu meter dengan orang-orang di sekitar kita. Bahkan hal ini juga diharuskan di dalam shalat berjamaah pada daerah-daerah yang wabahnya sudah berat. Lalu bagaimana kita menyambung silaturrahmi?

Silaturrahmi tidak hanya bisa dilakukan dengan pertemuan. Bahkan sekarang kita sudah mendapati zaman yang serba digital. Kita bisa menggunakan telepon selular untuk telepon, SMS atau bahkan Whatsapp untuk menanyakan kabar saudara, kerabat atau teman-teman kita. Apakah juga akan mendapatkan pahala? Jelas mendapatkan pahala asalkan niatmu ikhlas karena Allah semata.

Nah, jika kalian sudah paham mulailah menghafalkan lafazh hadits dan terjemahannya. Ok? Mintalah bantuan Ibu/Bapak/Kakakmu. Apalagi di bulan Ramadhan ini kamu bisa mendapatkan pahala yang berlipat-lipat jika mau menghafalkan hadits. Semoga Allah memberkahi anak-anak semua.




Komentar